Orang tua yang jiwanya material memang menjadi suatu penghalang bagi anak gadisnya untuk menikah disisi lain Nabi menganjurkan segera menikah jika sudah siap dan disisi lain wanita itu tidak sah nikahnya tanpa wali

Orang tua yang jiwanya material memang menjadi suatu penghalang bagi anak gadisnya untuk menikah, disisi lain Nabi menganjurkan segera menikah jika sudah siap dan disisi lain wanita itu tidak sah nikahnya tanpa wali.
Untuk persoalan ini anda tidak boleh bersikap keras kepada orang tua,cobalah dibahas dengan hikmah tidak dengan pertengkaran dan jika terlalu keras orang tuanya minta bantulah menyelesaikannya kepada paman baik pihak ayah maupun paman pihak ibu, atau cari tokoh masyarakat yang disegani.
Jika ayahnya tetap bersekukuh dengan keyakinannya, anda boleh mencari solusinya dengan mengganti wali nikah sesuai urutannya :
Urutan wali nikah
1. Ayah
2. Kakek (ayah dari ayah)
3. Saudara laki-laki kandung
4. Saudara laki-laki seayah
5. Anak dari saudara laki-laki kandung (keponakan)
6. Anak dari saudara laki-laki seayah (keponakan)
7. Paman (saudara ayah)
8. Anak dari paman (sepupu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *